Perbedaan Teori Kepribadian yang Sehat Menurut Para Ahli

I. Teori Kepribadian Sehat menurut Psikoanalisa
I.1 Aliran Sigmund Freud

Aliran ini melihat hanya dari sisi negatif individu, alam bawah sadar (id,ego,superego), mimpi, masa lalu.
· Aliran ini terbatas karena mengabaikan sisi potensi yang dimiliki individu.
· Melihat dari sisi sakit sebagai kodrat manusia yang negatif (neurotis, psikotis).

· Memberikan gambaran pesimistis tentang kodrat manusia, dalam hal ini manusia adalah korban dari tekanan-tekanan biologis dan konflik masa kanak-kanak.
· Manusia dipandang pincang karena dalam hal ini hanya sisi negatif saja yang di soroti.


II. Aliran Behaviouristik (tokoh: J.B.Watson)

· Aliran ini memandang manusia seperti layaknya mesin, maksudnya :manusia sebagai suatu sistem kompleks yang bertingkah laku menurut cara dan aturan sesuai hukum.

Ciri-cirinya adalah :
Tersusun baik, teratur, dan ditentukan sebelumnya, dengan banyak spontanitas, kegembiraan hidup, dan kreatifitas
· Behaviouristik memanggap manusia tidak memiliki sikap diri sendiri.
· Jadi individu adalah manusia biasa yang memberikan respon positif terhadap stimulus dari luar/lingkungan.



III. Aliran Humanistik (tokoh: Abraham Maslow, Rogers, Carl Jung)
· Aliran ini memandang bahwa, setiap manusia mempunyai kemampuan untuk menjadi lebih baik.

· Aliran ini bersifat optimistic, berharap individu menjadi lebih baik .
· Memiliki pandangan yang segar tentang manusia.

· Melihat potensi individu untuk tumbuh, berkeinginan untuk jadi lebih baik.
· Lebih dari apa yang ada di dalam diri individu itu sendiri.

· Percaya kepada kodrat individu yang dapat mnegatasi kejadian buruk masa lalunya.


Kritikan Aliran Humanistik Terhadap Teori Psikoanalisa dan Behaviourisme

Sebenarnya individu dapat mengatasi masalampau (psikoanalisis), dan secara kodrat biologisnya.
Maka individu harus tumbuh dan berkembang melampaui kekuatan-kekuatan negatif yang secara potensial dapat menghambat aktualisasi diri.
Individu seharusnya penuh harapan, karena humanistik percaya akan kapasitas individu untuk memperluas, memperkaya, mengembangkan diri, memenuhi diri seseorang untuk menjadi yang orang tersebut inginkan.

Read Users' Comments (0)

0 Response to "Perbedaan Teori Kepribadian yang Sehat Menurut Para Ahli"

Posting Komentar